“Sholat” mediasi kita dengan Allah

Posted: 29 Juni 2010 in Serba-Serbi Sholat
Tag:

Tulisan ini muncul setelah saya menyelesaikan proses pembacaan buku yang berjudul “Pelatihan sholat Khusu” sholat sebagai sarana meditasi tertinggi dalam islam” karya Abu Sangkan.

Saat kini banyak diantara kita yang memandang sholat hanya sebagai suatu kewajiban kita sebagai seorang muslim. kita tidak melihat sholat sebagai kebutuhan kita. hal ini menyebabkan kita aka selalu menganggap sholat sebagai beban. kita akan merasa terbebani ketika waktu sholat telah tiba. meski akhirnya sholat pun dilaksanakan, tapi proses pelaksanaanya pun hanya dalam rangka membebasakan kita dari dosa. kita akan merasa terbebas ketika selesai sholat. padalah kalo kita tahu ada apa di dalam sholat mungkin kita akan menunggu waktu sholat datang.

sebenarnya sholat posisinya hampir sama dengan makanan. makanan memberikan nutrisi bagi fisik kita, sedangkan sholat memberi nutrisi bagi ruh kita. makanpun sangat tergantung dari motivasi dan alasan orang untuk makan. anak kecil mungkin sangat susah sekali disuruh makan. kadang sampai harus perang dulu dengan ibunya sebelum akhirnya mau makan. ini semua karena anak kecil belum menganggap makan sebagai sebuah kebutuhan. mereka menganggap makan adalah paksaan dari orang tua. so kalo ga ada ibu atau bapak mereka bisa tidak makan seharian seperti kita bisa tidak sholat seharian kalo yang kita takuti sudah ga ada.

ketika orang sudah faham akan perlunya makan, ini pun masih terbagi dalam beberapa kelompok. ada yang makan hanya untuk pengobat lapar saja. sehingga apa aja dimakan tanpa memperdulikan akibat yang ditimbulkan dari apa yang dimakan. berbeda dengan sikap orang yang makan dan tahu ada apa di balik makanan, makan ia akan berusaha agar setiap makanan yang ia makan akan bermanfaat bagi dia dan kesehatan dia baik sekarang dan masa yang akan datang.

inilah sedikit gambaran mengenai cara orang menyikapi sholat. kalo kita sudah tahu kalo sholat adalah kebutuhan kita, maka kita akan selalu menunggu datangnya waktu sholat. sholat adalah istirahat terbaik bagi jiwa dan pikiran kita. bahkan beberapa peneliti mengatakan sholat baik juga buat kesehatan.

Sebagai pencipta manusia, Allah lah yang paling tahu akan struktur, anatomi, dan serba serbi tentang kita. karena itulah sholat disyariatkan. sehari kita minimal melakukan ibadah sholat 5 kali. sebelum sholat ada ritual wudhlu yang jelas efeknya kepada kebersihan tubuh kita. saat kita sibuk dan penat dengan urusan duniawi, Allah memanggil kita dengan sholat.

“Jagalah sholat, insya Allah sholat akan menjaga kita”. agar kita bisa merasakan efek atau manfaat dari sholat, kita harus memperhatikan sholat kita dari segi kualitas. Khusu dalam sholat adalah salah satu upaya agar kita bisa mencapai kualitas sholat yang terbaik. tapi jangan lupa sholatlah mengikuti apa yang telah dicontohkan oleh nabi kita Muhammad SAW.

sholat yang didalamnya terdapat dzikir dan doa merupakan sarana yang tepat buat kita untuk berkomunikasi dengan Allah. kalo kita pahami arti bacaan-bacaan dalam sholat, kita akan takjub. ternyata semua yang kita perlukan dalam kehidupan sehari hari sudah kita sampaikan kepada Allah. tapi sayang kadang kita tidak tahu apa yang kita ucapkan. seperti burung beo yang bisa ngomong macam macam tapi ga tahu maknya dibaliknya.

kita selaku manusia yang paham betul akan ilmu ekonomi harusnya merasa rugi kalo kita melakukan sholat tapi tidak memahami ada apa dengan sholat. kita rugi, kerena kita melakukan sholat sebatas rutinitas yang tak ada makna. sekali lagi kalo kita hayati maknanya satu persatu bacaan dalam sholat, mungkin kita akan berlama lama dalam sholat kita. bahkan mungkin akan menangis kita saat membacanya.

mulailah ubah cara pandang kita terhadap sholat. coba mulai dengan memahami makna yang kita baca. kita hayati dan kita amalkan. insya Allah anda akan merasakan bedanya. tanpa sadar air mata anda akan keluar dengan sendirinya. dan nikmatilah sholat kita. pilihlah waktu dan suasana yang tepat buat latihan awal kita. kalo sudah berhasil, pasti dengan sendirinya kita akan menambah dengan sholat sholat sunah seperti tahajud, dhuha dan sholat sunah lainnya.

“Tanamlah dalam diri kita kepercayaan dan keyakinan bahwa dalam sholat kita sedang berhadapan dengan zat yang serba Maha, zat yang akan mengabulkan semua permintaan kita”. sikap inilah yang akan mendatangkan kekhusu’an dalam sholat. mintalah seperti layaknya seorang pengemis yang benar benar butuh akan pertolongan. mintalah semua kepada-Nya, karena Allah akan mengabulkan semua doa hambanya yang ikhlas.

Jadikalah sholat sebagai mediasi kita dengan Allah.

by herianto

sumber:http://nurhayati.student.umm.ac.id/2010/02/05/indahnya-hidup-dalam-naungan-islam/

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s